Ketika malam memagut sukma
•September 13, 2011 • Tinggalkan sebuah KomentarJangan Takut
•September 12, 2011 • Tinggalkan sebuah KomentarJangan takut Ketika kamu merasa berdosa, jangan takut Allah tidak menyayangimu Bukankah Ia memperkenalkan diriNya sebagai yang Maha pengasih dan maha penyayang Jangan takut Ketika kamu merasa begitu berat menghadapi beban hidup Bukankah Allah Berfirman, “HambaKu memulai pekerjaannya dengan menyebut namaKu, maka menjadi kewajibanku untuk meyempurnakan seluruh pekerjaannya serta Kuberkati seluruh keadaannya. Jangan Risau Ketika kebimbangan, kesulitan melandamu dalam menghadapi hidup Sebutlah asmaNya, ar-Rahman dan ar-Rahim, karena Allah menjanjikan akan mencurahkan rahmatNya kepadamu, sehingga sempurna dan akan diperbanyak pula anugerahNya. Jangan bersedih Ketika apa yang kau dapatkan tak sesuai dengan yang kau angan-angankan. Syukurilah, karena Allah berfirman “HambaKu mengetahui bahawa seluruh nikmat yang dirasakannya bersumber dariKu, bahwa ia telah terhindar dari malapetaka karena kekuasaanKu. Saksikan wahai para malaikat, bahwa Aku akan menganugerahkan kepadanya nikmat-nikmat di akhirat, disamping nikmat-nikmat dunia dan akan Kuhindarkan pula ia dari malapetaka ukhrawi dan duniawi.”
Anakku Rayhana Nadhira ‘Alayya
•September 2, 2011 • Tinggalkan sebuah Komentar
Anakku,
Rasulullah bersabda, nama adalah sebuah doa, dan beliaupun mewajibkan kepada Abah untuk menunaikan hakmu salah satunya memberi nama yang baik.
Anakku,
Abah memberi nama Rayhana, agar kelak engkau menjadi seorang putri yang harum, harum budi pekertimu, harum akhlakmu dan harum ilmu serta imanmu.
Anakku,
Semoga kelak, dirimu hidup dalam lingkungan yang lapang, dipenuhi kesejahteraan, penuh dengan keadilan dan kearifan sebagaimana lingkungan dimana bunga Rayhan tumbuh.
Anakku,
Namamu dikutip dari satu ayat dalam surah Ar-Rahman, semoga engkaupun selalu menyebarkan kasih sayang dan tiada henti bersyukur atas nikmat Allah atas dirimu.
Anakku,
Perjalanan hidup manusia, ditutup dengan perjalanan panjang menuju Allah.
Maka wahai anakku,
janganlah kamu terlalu mencintai dunia dan melupakan kehidupan akhirat.
Anakku,
Semoga engkaupun tergabung dalam umat yang wajahnya berseri-seri ketika memandang wajah Tuhanmu. Wujuhuyyauma idzin-naadhirah.
Anakku,
Ingatlah, janganlah tampakkan wajah yang muram, hiasi hari-harimu dengan wajah yang berseri-seri, apapun yang Allah tentukan untuk dirimu, karena hanya ridha Allah yang harus engkau gapai.
Anakku,
Semoga mala’ul a’la selalu berdoa kepadamu, sebagaimana mereka berdoa kepada nabi Yahya a.s. wa salaamun ‘alaihi yauma wulida wa yauma yamutu, wa yauma yub’atsu hayya. Kesejahteraan atas dirinya pada hari ia dilahirkan dan pada hari ia meninggal dan pada hari ia dibangkitkan hidup kembali. (QS 19:15)
Anakku,
Hendaknya, dalam setiap langkahmu pun, selalu berdoa untuk dirimu, sebagaimana Rasulullah Isa a.s. berdoa: wa salaamu ‘alayya yauma wulittu wa yauma amutu, wa yauma ub’atsu hayya. Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali. (QS 19:33)
Anakku,
Ingatlah, dirimu hanyalah hamba Allah, maka janganlah engkau sombong.
Semoga dirimu selalu diberkati dmana saja kamu berada.
Anakku,
Jangan engkau tinggalkan shalat dan menunaikan zakat sepanjang hidupmu. dan berbaktilah kepada ibumu dan abahmu.
Anakku, Rayhana Nadhira ‘Alayya
Semoga Allah melimbahkan atas dirimu nikmatNya yang paling indah yaitu akhlak yang harum dan wajah yang selalu berseri-seri dan para mala’ul a’la selalu berdoa untukmu.
Duhai anakku,
janganlah kamu mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan Allah adalah benar-benar kezaliman yang besar.
Duhai anakku,
Berbuat baiklah kepada bunda dan abahmu.
bunda telah mengandungmu dalam keadaan lemah yang bertambah- tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun.
Bersyukurlah kepada Allah dan kepada bunda dan abahmu, dan hanya kepada-Allahlah kembalimu.
Duhai anakku,
sesungguhnya jika ada sesuatu perbuatan seberat biji sawi, dan berada dalam batu atau di langit atau di dalam bumi, niscaya Allah akan membalasnya. Sesungguhnya Allah Maha Halus lagi Maha Mengetahui.
Duhai anakku,
dirikanlah shalat dan suruhlah manusia mengerjakan yang baik dan cegahlah mereka dari perbuatan yang mungkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu. Sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang diwajibkan oleh Allah.
Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia karena sombong dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri.
Dan sederhanalah kamu dalam berjalan dan lunakkanlah suaramu. Sesungguhnya seburuk-buruk suara ialah suara keledai.
03 Sya’ban 1432 H/ 05 Juli 2011
Kegalauan
•September 2, 2011 • Tinggalkan sebuah KomentarKini ia datang lagi
Setelah berpuluh-puluh tahun tak pernah mampir ke dermaga hatiku
Kini ia telah berubah wujud, tak lagi seperti dahulu
Tak lagi tentang segala ketidakpastian
Kini ia mewujud dalam rupa kegalauan
Namun, dia tetap dia yang dulu
Kegalauan…….
Dahulu ia menjadi penghias tidur masa kanak-kanakku
Kini ia menari dalam dunia dewasaku
Kucari seribu sebab, tak pernah berakhir
Namun terkadang aku rindu dgn rasa perih itu
Karena ia telah membawaku ke sebuah rumah tak berpintu
Kegalauan yang membawa rasa perih
Kegalauan pula yang menghantarku menikmati kedekatan denganNya
Ingin aku berteriak ke lubang telingaku
Inilah cara Dia mendekatkanmu kembali kepadaNya
Hijab-hijab keduniawian yang fana
masih melambai antara aku dan Dia
Hanya satu yang aku rasa
Menikmati pedihnya sebuah kegalauan
Menikmati bentuk cintaNya yang kurasakan aneh
Tetapi taklah aneh bagi jiwa yang berserah diri.
Adalah kusadari
Puncak sejuta kegalauan
Akan terhapus dengan sebuah pertemuan
Allahu rabbi, betapa indahnya sebuah pertemuan
Maka dengarlah ketika Ia berbisik:
Demi waktu matahari sepenggalahan naik,
dan demi malam apabila telah sunyi (gelap),
Tuhanmu tiada meninggalkan kamu dan tiada (pula) benci kepadamu
Dan sesungguhnya hari kemudian itu lebih baik bagimu daripada yang sekarang (permulaan)
Dan kelak Tuhanmu pasti memberikan karunia-Nya kepadamu , lalu (hati) kamu menjadi puas.
Bukankah Dia mendapatimu sebagai seorang yatim, lalu Dia melindungimu?
Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang bingung, lalu Dia memberikan petunjuk.
Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang kekurangan, lalu Dia memberikan kecukupan.
Sebab itu, terhadap anak yatim janganlah kamu berlaku sewenang-wenang.
Dan terhadap orang yang minta-minta, janganlah kamu menghardiknya.
Dan terhadap nikmat Tuhanmu, maka hendaklah kamu siarkan. (Adh-Dhuha)
Griya Bandung Indah, 19 April 2010 ba’da Isya
Cawan Cinta
•September 2, 2011 • Tinggalkan sebuah KomentarRasa manis tersembunyi.
Dari seteguk arak kehidupan.
Dari segenggam bunga liar ditanah tandus.
Secawan demi secawan kureguk arak cinta.
Dalam genggamanMu aku mabuk memujaMu.
Entahlah…
Ketika tanganMu tak lagi mengungkung.
Aku larut dalam gulitanya malam.
Memuntahkan seribu nista.
Menghancurkan cibta suciku.
Maka wahai tuhanku
Jangan kau lepas aku dalam deritaku.
Melatih Disiplin Pada Anak
•Januari 26, 2010 • 2 KomentarSebagai orang tua, sering kita ingin anak kita disiplin, seperti disiplin untuk belajar, beribadah, dan sebagainya. Tanpa disuruh, si anak bersedia dan mau melakukan hal-hal tersebut. Dan bagaimana kita melatih disiplin pada anak, mungkin di tulisan berikut ini bisa berguna. Continue reading ‘Melatih Disiplin Pada Anak’
Alam Semesta sebagai Hologram
•Januari 25, 2010 • 1 KomentarPada tahun 1982 terjadi suatu peristiwa yang menarik. Di Universitas Paris, sebuah tim peneliti dipimpin oleh Alain Aspect melakukan suatu eksperimen yang mungkin merupakan eksperimen yang paling penting di abad ke-20. Anda tidak mendapatkannya dalam berita malam. Malah, kecuali Anda biasa membaca jurnal-jurnal ilmiah, Anda mungkin tidak pernah mendengar nama Aspect, sekalipun sementara orang merasa temuannya itu mungkin akan mengubah wajah sains.
Status di FB mulai tanggal 01/12/2009 s.d. 15/01/2010
•Januari 15, 2010 • Tinggalkan sebuah KomentarJiwaku, mahoni sepanjang dago itu telah berkembang, menebar wangi di pagi yang sejuk ini, menguak kenangan saat-saat pertama aku menapaki jalan Dago bersama sang Ayah yg begitu bangga akan diriku, yang penuh semangat hidup, tersenyum memandang ke depan. Kembalilah wahai spirit hidupku, hadir kembali senyum dan semangat juang itu menebar kasih dan rasa damai bersama semerbak wanginya mahoni sepanjang jalan Dago Continue reading ‘Status di FB mulai tanggal 01/12/2009 s.d. 15/01/2010′
Satu moment dalam mimpiku…
•Januari 15, 2010 • Tinggalkan sebuah KomentarDisuatu senja, setelah shalat maghrib, aku duduk diteras sambil menyimak status-status sahabat di FB, aku mengulangi hafalan-hafalan qur’an, kebetulan yang aku perlancar adalah tiga surat yaitu At-Takwiir,Al Infithaar dan Al insyiqaq, aku teringat sebuah hadits dari Ibnu Umar ra. berkata: Rasulullah saw. bersabda,”Barangsiapa yang suka untuk melihat aku di hari kiamat dengan sebenar-benar penglihatan, maka bacalah surat At-Takwiir,Al Infithaar dan Al insyiqaq.” (Diriwayatkan oleh Ahmad, Tirmizi dan Hakim) Continue reading ‘Satu moment dalam mimpiku…’
Munajah
•Januari 15, 2010 • Tinggalkan sebuah KomentarRabbi, kegundahan hati membuncah meniti jalan tuk tumpah
Kegalauan demi kegalauan hidup subur dalam dada
Tak ada kekuatan tuk menahan seluruh gundah
