Anakku Rayhana Nadhira ‘Alayya

image

Anakku,
Rasulullah bersabda, nama adalah sebuah doa, dan beliaupun mewajibkan kepada Abah untuk menunaikan hakmu salah satunya memberi nama yang baik.
Anakku,
Abah memberi nama Rayhana, agar kelak engkau menjadi seorang putri yang harum, harum budi pekertimu, harum akhlakmu dan harum ilmu serta imanmu.
Anakku,
Semoga kelak, dirimu hidup dalam lingkungan yang lapang, dipenuhi kesejahteraan, penuh dengan keadilan dan kearifan sebagaimana lingkungan dimana bunga Rayhan tumbuh.
Anakku,
Namamu dikutip dari satu ayat dalam surah Ar-Rahman, semoga engkaupun selalu menyebarkan kasih sayang dan tiada henti bersyukur atas nikmat Allah atas dirimu.
Anakku,
Perjalanan hidup manusia, ditutup dengan perjalanan panjang menuju Allah.
Maka wahai anakku,
janganlah kamu terlalu mencintai dunia dan melupakan kehidupan akhirat.
Anakku,
Semoga engkaupun tergabung dalam umat yang wajahnya berseri-seri ketika memandang wajah Tuhanmu. Wujuhuyyauma idzin-naadhirah.
Anakku,
Ingatlah, janganlah tampakkan wajah yang muram, hiasi hari-harimu dengan wajah yang berseri-seri, apapun yang Allah tentukan untuk dirimu, karena hanya ridha Allah yang harus engkau gapai.
Anakku,
Semoga mala’ul a’la selalu berdoa kepadamu, sebagaimana mereka berdoa kepada nabi Yahya a.s. wa salaamun ‘alaihi yauma wulida wa yauma yamutu, wa yauma yub’atsu hayya. Kesejahteraan atas dirinya pada hari ia dilahirkan dan pada hari ia meninggal dan pada hari ia dibangkitkan hidup kembali. (QS 19:15)
Anakku,
Hendaknya, dalam setiap langkahmu pun, selalu berdoa untuk dirimu, sebagaimana Rasulullah Isa a.s. berdoa: wa salaamu ‘alayya yauma wulittu wa yauma amutu, wa yauma ub’atsu hayya. Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali. (QS 19:33)
Anakku,
Ingatlah, dirimu hanyalah hamba Allah, maka janganlah engkau sombong.
Semoga dirimu selalu diberkati dmana saja kamu berada.
Anakku,
Jangan engkau tinggalkan shalat dan menunaikan zakat sepanjang hidupmu. dan berbaktilah kepada ibumu dan abahmu.
Anakku, Rayhana Nadhira ‘Alayya
Semoga Allah melimbahkan atas dirimu nikmatNya yang paling indah yaitu akhlak yang harum dan wajah yang selalu berseri-seri dan para mala’ul a’la selalu berdoa untukmu.
Duhai anakku,
janganlah kamu mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan Allah adalah benar-benar kezaliman yang besar.
Duhai anakku,
Berbuat baiklah kepada bunda dan abahmu.
bunda telah mengandungmu dalam keadaan lemah yang bertambah- tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun.
Bersyukurlah kepada Allah dan kepada bunda dan abahmu, dan hanya kepada-Allahlah kembalimu.
Duhai anakku,
sesungguhnya jika ada sesuatu perbuatan seberat biji sawi, dan berada dalam batu atau di langit atau di dalam bumi, niscaya Allah akan membalasnya. Sesungguhnya Allah Maha Halus lagi Maha Mengetahui.
Duhai anakku,
dirikanlah shalat dan suruhlah manusia mengerjakan yang baik dan cegahlah mereka dari perbuatan yang mungkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu. Sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang diwajibkan oleh Allah.
Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia karena sombong dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri.
Dan sederhanalah kamu dalam berjalan dan lunakkanlah suaramu. Sesungguhnya seburuk-buruk suara ialah suara keledai.

03 Sya’ban 1432 H/ 05 Juli 2011

~ oleh Ayub Khan (Abu Shabazz An-Nagary) pada September 2, 2011.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.